Gelap malam tak buat ku sedih....
ku akui hidup ku berlubang....
tumbang...
tapi kunyatakan isi ku pada mu dengan sgala gundah ku...
di pautnya hati dan perasaan ...
cinta memang dalam tapi tak sedalam persahabatan...
keinginan...hasrat di jiwa memang tak dapat lagi di
bendung...
tapi taukah kau....
keindahan tak harus di miliki...
bersemayam lah kawan...
bukan di mimpi tapi di hati...
seindah bulan pucat yang semakin redup dengan datangnya awan
kelabu di sisi hati ku....
suatu saat itu kan datang kawan...ku akui hidup ku berlubang....
tumbang...
tapi kunyatakan isi ku pada mu dengan sgala gundah ku...
di pautnya hati dan perasaan ...
cinta memang dalam tapi tak sedalam persahabatan...
keinginan...hasrat di jiwa memang tak dapat lagi di
bendung...
tapi taukah kau....
keindahan tak harus di miliki...
bersemayam lah kawan...
bukan di mimpi tapi di hati...
seindah bulan pucat yang semakin redup dengan datangnya awan
kelabu di sisi hati ku....
bukalah tanganmu raih lah mimpimu dgn semangat mu dan bukan
karena diri ku...
aku dapat musnah tetapi dia tidak....
pikir kan itu kawan...
jangan kau gantung kan diri mu pada dahan yang belum tentu
kan topang tubuh mu di alam kebahagiaan..
Untuk sebuah nama
untuk sebuah nama....
setitik kesan tertinggal....
apalah arti semua itu bagi mu...
aku tak kan pernah tau...
bagiku....
seulas senyummu sangatlah berarti...
aku slalu inginkan itu..
tolong...
sisipkan daku dalam hati mu....
sampai...akhir nanti..
Derita
tersayat perih...
ternyata luka,,,lara..
duka....dan airmata...
uh,,,,derita....
apa gerangan yang terjadi...
apa ini anugrah??? atau sebuah laknat??
apa itu takdir??? orang bilang itu nasib...
huuuhhhhhhh...
bingung mungkin...
yang ada mungkin hanya pasrah....ya,,,pasrah...
pasrah pada kenyataan....
kadang terasa lelah...
akan setiap derita yang ada...
tapi hanya bisa pasrah...dan doa...
tabah ..hadapi setiap derita....

Hallo...
BalasHapusMasih ingat dengan Ka Rangga.?